Perbedaan Hacker Dan Programmer Yang Kamu Wajib Tahu Supaya Tak Menanggung Malu

Bro, sekarang kamu jadi programmer kan, ya? Minta tolong hack Instagram mantan, dong!’ Apakah kamu pernah melontarkan permintaan semacam ini kepada temanmu yang seorang programmer? Wajar saja kalau ia jadi kesal atau marah, sebab memang banyak sekali orang yang menyamaratakan hacker dan programmer. Meski bergerak di ranah yang sama, tapi programmer sebenarnya sama sekali berbeda dengan hacker.

Jadi supaya kamu tak sampai menanggung malu karena minta tolong pada orang yang salah, yuk simak dulu apa perbedaan programmer dan hacker berikut ini:

Programmer

Programmer merupakan salah satu profesi yang bergengsi dan banyak dicari saat ini. Hal tersebut tidak terlepas dari kebutuhan akan program-program software yang semakin banyak seiring dengan kemajuan di bidang informasi dan teknologi. Programmer sendiri merupakan seseorang yang memahami bahasa komputer atau kode yang biasa digunakan untuk memecahkan suatu masalah. Mengutak-atik kode-kode komputer hingga tercipta suatu program baru ini biasa disebut dengan coding. Saat ini, seorang programmer dituntut untuk menguasai banyak hal sekaligus, mulai dari membuat website sambil mengelola dan membuatnya jadi user friendli alias mudah dipahami.

Kalau seorang programmer sudah memahami coding dengan baik dan banyak pengalaman, maka ia bisa menjadi seorang developer. Seperti namanya, developer merupakan orang yang mengembangkan sebuah program hingga memiliki value tertentu di mata publik. Jadi tidak sekedar membuat program, developer juga bertugas untuk memastikan program tersebut bisa digunakan dengan baik dan sesuai pasarnya. Jadi bisa dibilang developer merupakan tingkatan lain dari programmer yang bisa dicapai jika kamu sudah punya cukup banyak pengalaman di bidang coding.

Hacker

Lalu bagaimana dengan hacker? Hacker pada dasarnya juga adalah seorang programmer atau orang yang mengerti kode-kode komputer. Hanya saja, kalau programmer dan developer bekerja sesuai dengan aturan dan sebagaimana mestinya, hacker seringkali bekerja di luar aturan yang ada dan sesuai dengan kemauannya sendiri. Jadi bisa dibilang kalau hacker adalah seseorang yang handal dalam bidang coding dan mampu melakukan modifikasi terhadap suatu program, namun untuk tujuannya sendiri. Oleh karena itu, seorang hacker seringkali mendapatkan cap negatif karena kebanyakan dari mereka membobol situs maupun program yang sudah ada untuk melakukan kecurangan atau gangguan lainnya.

Tapi sebenarnya ada juga lho, hacker yang tidak melakukan modifikasi untuk hal negatif, biasanya mereka disebut sebagai hacker putih. Hacker putih ini biasanya adalah orang-orang yang memiliki passion di dunia coding dan selalu penasaran dengan program, situs, maupun aplikasi yang dibuat oleh sebuah perusahaan besar. Misalnya saja, pernah ada seorang programmer yang meng-hack alias membajak aplikasi GoJek. Dengan proses hacking tersebut, ia jadi mengetahui kalau ada celah di aplikasi GoJek yang bisa merugikan perusahaan. Bukannya memanfaatkan hal tersebut untuk kepentingannya sendiri, sang hacker putih malah memberikan masukan ke perusahaan terkait supaya membenahi celah tersebut.

Nah, mulai saat ini jangan terburu-buru menganggap semua programmer itu hacker, ya. Dengan stigma negatif yang sering melekat pada seorang hacker, seringkali para programmer akan tersinggung kalau mereka disamakan dengan hacker.